Tampilkan postingan dengan label lucu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label lucu. Tampilkan semua postingan

Rabu, 09 September 2009

Lelucon Obama Mudah Dibunuh karena Hitam


Lelucon Obama Mudah Dibunuh karena Hitam

Selasa, 1 September 2009 | 10:44 WIB
TORONTO, KOMPAS.com — Lembaga penyiaran Kanada menyatakan, televisi berbahasa Perancis melanggar aturan dan harus minta maaf karena menayangkan lelucon yang menyebut Presiden AS Barack Obama mudah dibunuh karena berkulit hitam dan tinggal di Gedung Putih.

Komisi Radio-Televisi dan Telekomunikasi Kanada (CRTC), Senin (31/8), mengaku menerima 250 komplain menyusul tayangan Malam Tahun Baru 2009 oleh Radio-Canada yang menampilkan kisah-kisah lucu tentang Obama. Radio-Canada adalah lembaga penyiaran berbahasa Perancis di bawah bendera Canadian Broadcasting Corp (CBC).

Badan Standar Penyiaran Kanada mengeluarkan teguran kepada Radio-Canada dan CRTC menindaklanjutinya. CBC diperintahkan meminta maaf kepada pemirsa dan menjamin tidak mengulangi perbuatan.

Dalam tayangan itu, seorang pelawak dalam sebuah wawancara mengatakan bahwa Obama akan mudah menjadi target. "Akan menjadi mudah. Hitam dalam putih. Akan mudah membidiknya," kata sang komedian.


Senin, 13 Juli 2009

Obama Jelalatan :p


L'AQUILA, KOMPAS.com — Insiden menggelikan terjadi ketika Presiden AS Barack Obama mengikuti sesi foto bersama dengan para pemimpin negara G-8 lainnya di Main Conference L'Aquila, kota di Italia yang tahun lalu luluh lantak akibat gempa.

Pada Kamis (9/7) waktu setempat itu, para pemimpin G-8 baru saja selesai berfoto, kemudian peserta foto ditambah sebagian dari J-8 (sebutan untuk delegasi muda dari negara-negara G-8), yang terdiri atas 54 remaja berusia 14-17 tahun.

Ketika para delegasi muda itu maju, lewatlah Mayora Tavares, gadis seksi berusia 16 tahun asal Brasil. Rupanya penampilan Mayora menarik perhatian Obama. Ketika gadis itu lewat di samping kirinya, pandangan Obama pun terlihat mengikuti, khususnya pada (maaf) pantat Mayora.

Obama tidak sadar bahwa Presiden Perancis Nicolas Sarkozy memperhatikan tingkahnya sambil tersenyum dan mungkin sekali berkata dalam hati, “Dasar anak muda.” Bukan hanya tidak sadar diperhatikan koleganya, Obama juga tidak sadar bahwa tingkahnya itu diabadikan seorang fotografer. Foto itu kemudian menjadi tersebar ke seluruh dunia. Bahkan situs Huffington Post memberi judul ”Apa sih yang kalian perhatikan?”

Bahkan di Yahoo News, foto itu menempati urutan pertama foto berita dalam ketegori paling banyak di-e-mail dan disarankan untuk dilihat. Tentu saja versi videonya juga mampir di YouTube.

Stasiun TV ABC mencoba mengklarifikasi peristiwa tersebut dengan memuat video yang menggambarkan Obama sebenarnya sedang menatap lantai, bukan bokong. Video itu memperlihatkan Obama hendak memalingkan badannya untuk membantu wanita berkulit hitam di belakangnya menuruni anak tangga.

Sesi foto Kamis atau hari kedua Pertemuan Puncak ke-35 G-8 itu juga mengundang geli para delegasi. Obama lagi-lagi sumbernya. Presiden berusia 48 tahun itu hampir terlambat berdiri di panggung bersama kepala negara lainnya. Ia menarik perhatian para delegasi karena berlari menuju panggung dengan iringan tepuk tangan rekan-rekannya dari atas panggung foto.

Anggota G-8 adalah negara-negara maju dunia yang terdiri dari Amerika Serikat, Inggris, Italia, Jerman, Perancis, Jepang, Kanada, dan Rusia. Pertemuan itu juga dihadiri lima negara berkembang yang disebut G-5, yaitu Brasil, China, India, Meksiko, dan Afrika Selatan.

Kejadian-kejadian menggelikan itu bisa sejenak mengendurkan saraf para pemimpin dan delegasinya di tengah keseriusan mereka membicarakan berbagai persoalan penting dunia, terutama krisis ekonomi, krisis energi, krisis pangan, keamanan, dan perubahan iklim yang menjadi agenda pertemuan itu.